Menteri Agama: Provinsi Bengkulu salah satu daerah paling rukun
Menteri Agama: Bengkulu Jadi Daerah Paling Harmonis
Kota Bengkulu, Kamis – Menteri Agama Republik Indonesia, Nassarudin Umar, menyatakan bahwa Provinsi Bengkulu termasuk wilayah yang sangat harmonis antarumat beragama. Ia merasa bangga dan mengapresiasi bahwa daerah tersebut menjadi salah satu yang paling damai serta tenang, menurut keterangan yang diperoleh dari Kementerian Agama RI. Menurut data indeks yang dihimpun, Bengkulu tercatat sebagai provinsi yang menunjukkan kehidupan beragama yang saling bersahabat. Keberagaman agama, seperti Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, serta tokoh lintas iman, dianggap selaras dalam mengisi kehidupan masyarakat.
Pelepasan Bibit Ikan dan Burung
Sebelumnya, Nassarudin Umar melakukan pelepasan ribuan bibit ikan gabus serta ratusan burung pipit di Danau Dendam Tak Sudah, Kota Bengkulu. Upaya ini dianggap sebagai langkah pemerintah dalam menjaga ekosistem dan kelestarian lingkungan. “Ini simbolisme dari upaya menyelamatkan alam sekaligus menunjukkan persahabatan manusia dengan alam,” ujarnya. Menurutnya, hubungan yang baik antara manusia dan lingkungan alam adalah kunci untuk menciptakan kehidupan yang makmur dan sejahtera.
“Semakin bersahabat alam dan manusia, semakin sejahtera kehidupan di alam raya ini,” tambah Nassarudin.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam merawat lingkungan. Ia mendorong semua warga untuk terus menanam pohon dan menghindari pembakaran hutan. “Menanam pohon adalah kewajiban setiap orang, karena mencemari lingkungan dianggap sebagai dosa. Jika suatu hari dunia mengalami kiamat, tetaplah menanam pohon,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengonfirmasi bahwa wilayah ini terbebas dari riwayat konflik antaragama atau antarsuku. “Faktanya memang seperti itu, Bengkulu paling aman, paling rukun, dan tidak pernah mengalami pertikaian agama,” katanya. Ia menegaskan bahwa keharmonisan tersebut perlu dipertahankan dan dirawat bersama untuk menjaga potensi yang dimiliki daerah tersebut.