Visit Agenda: Kemenhaj: Sulsel akan diberangkatkan 9.670 calon haji tahun ini

Kemenhaj: Sulsel Kirim 9.670 Calon Haji Tahun Ini

Makassar – Ikbal Ismail, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan, mengungkapkan jumlah calon haji yang akan dikirim dari provinsi tersebut mencapai 9.670 orang. Ia menyebutkan, para jamaah ini berasal dari 24 kabupaten/kota di Sulsel dan akan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji pada tahun 1447 Hijriah atau 2026.

Kuota Awal dari Pemerintah Pusat

Ikbal menjelaskan, 9.670 calon haji merupakan kuota awal yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Semua jamaah akan bergabung dengan calon haji dari delapan provinsi lainnya, dengan total keseluruhan mencapai 16.750 orang. “Pemberangkatan ini berbeda dari tahun lalu, karena dilakukan dengan mempertimbangkan perubahan dinamika global,” tambahnya.

“Jamaah calon haji Sulsel yang terbang tahun ini sebanyak 9.670 orang. Per 21 April, kami akan menerima dua rombongan kloter dari Soppeng dan Sidrap,” ujar Ikbal Ismail di Makassar, Selasa.

Kemudahan dalam Administrasi

Ikbal menyoroti beberapa perubahan signifikan dalam proses pemberangkatan. Salah satunya adalah pengurusan administrasi jamaah haji yang lebih mudah, termasuk pemeriksaan dokumen yang biasanya dilakukan di Arab Saudi, kini dilakukan di Indonesia. “Contohnya, Kartu Nusuk haji sekarang dibagikan sebelum terbang ke Arab Saudi, bukan saat tiba di Jeddah,” katanya.

Kemudahan lainnya adalah kehadiran petugas Imigrasi Arab Saudi yang datang langsung ke Indonesia untuk memeriksa berkas jamaah. Hal ini, menurut Ikbal, mempercepat proses dan memastikan kesiapan sebelum berangkat. “Pemeriksaan di Indonesia lebih efisien karena mengurangi risiko kesalahan saat di Arab Saudi,” tambahnya.

Jumlah Kloter dan Jadwal

Ikbal juga menyebutkan, Embarkasi Makassar akan mengirimkan 44 kloter dari delapan provinsi, yakni Sulsel, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. “Total jamaah yang akan diberangkatkan sebanyak 16.750 orang. Kami akan mengatur selama 30 hari penuh,” ucapnya. Ia menegaskan, tim akan terus melayani jamaah haji baik saat berangkat maupun saat tiba di Tanah Suci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *