SAFF pecat pelatih timnas Arab Saudi jelang Piala Dunia 2026
SAFF pecat pelatih timnas Arab Saudi jelang Piala Dunia 2026
Jakarta – Kurang dari dua bulan sebelum Piala Dunia 2026 dimulai, Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) mengambil keputusan untuk mengakhiri kontrak pelatih tim nasional, Herve Renard. Pemecatan ini terjadi setelah Renard membawa negara itu lolos ke babak penyisihan grup, meskipun masa jabatannya dianggap singkat.
Renard, pelatih berusia 57 tahun asal Prancis, sebelumnya menangani Arab Saudi pada periode 2019 hingga 2023. Ia terlibat dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar, di mana timnas Arab Saudi menorehkan salah satu kejutan besar dengan mengalahkan Argentina 2-1. Namun, ia kembali meninggalkan jabatan pada 2023 untuk mengarahkan tim nasional putri Prancis hingga mencapai perempat final Piala Dunia Putri 2023 dan Olimpiade Paris 2024.
Setelah kembali ke Arab Saudi, Renard menggantikan Roberto Mancini yang hanya menjabat selama sekitar 14 bulan. Pemecatan terbaru ini terjadi tepat di tengah persiapan menghadapi Piala Dunia 2026. Menanggapi hal tersebut, Renard menunjukkan sikap tenang dan mengatakan,
“Itulah sepak bola… Arab Saudi sudah tujuh kali lolos ke Piala Dunia, termasuk dua kali bersama saya,”
menurut laporan Al Jazeera.
Renard dikenal sebagai pelatih berpengalaman yang pernah memenangkan Piala Afrika dua kali, masing-masing bersama Zambia dan Pantai Gading. Ia juga turut membantu membangkitkan performa Arab Saudi di kancah internasional. Kini, sejumlah nama dianggap sebagai kandidat pengganti yang mungkin dipecatkan. Dalam Piala Dunia 2026, Arab Saudi tergabung di Grup H dengan Spanyol, Uruguay, dan Tanjung Verde, semua pertandingan grup akan diadakan di Amerika Serikat.
Sebelumnya, Arab Saudi sudah tujuh kali tampil di Piala Dunia, dengan pencapaian terbaik mencapai babak 16 besar pada 1994. Dalam edisi 2022, mereka menunjukkan kekuatan dengan mengalahkan tim kuat Argentina. Di sisi lain, negara ini juga tengah bersiap menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034, yang menegaskan ambisi mereka dalam sepak bola global.