Key Strategy: Kemenbud terus genjot revitalisasi keraton untuk pemajuan budaya
Revitalisasi Keraton Jadi Prioritas Kemenbud
Jakarta – Kementerian Kebudayaan terus mendorong revitalisasi keraton dan istana di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya meningkatkan promosi budaya. Dalam acara pameran lukisan Revitalisasi Keraton Nusantara di Antara Heritage Center, Mohammad Natsir Ridwan Muslim, Kepala Bagian Keuangan dan Umum Sekretariat Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kemenkebud, menyampaikan bahwa program ini memiliki target strategis yang ditetapkan sesuai perintah Presiden.
Program Berkelanjutan untuk Konservasi Budaya
“Program revitalisasi keraton istana bertujuan menjaga kelestarian fisik bangunan sekaligus memperkuat nilai-nilai budaya, baik yang berbentuk aset fisik maupun nonfisik,” ujar Natsir.
Kemenkebud juga bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan untuk memastikan revitalisasi berjalan efektif. Meski menghadapi tantangan global, Natsir menekankan bahwa pelestarian budaya tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Langkah Nyata di Medan dan Surakarta
Sebelumnya, Kemenbud telah melakukan pertemuan dengan ahli waris Istana Maimun di Medan sebagai tindak lanjut dari rencana revitalisasi. Di sisi lain, Keraton Surakarta Hadiningrat, Jawa Tengah, sedang diupayakan revitalisasi bertahap, mencakup pengembangan kawasan budaya serta pengelolaan yang lebih profesional.
Destinasi Budaya yang Menarik
Program ini diharapkan bisa menjadi pusat wisata yang menggabungkan budaya, sejarah, agama, dan pendidikan. Natsir meminta dukungan dari pihak yang terlibat agar proses revitalisasi berjalan lancar. “Revitalisasi tidak hanya fokus pada perbaikan bangunan, tetapi juga memperkaya pengalaman publik melalui teknologi,” tutur dia.