Latest Program: Pemerintah keluarkan panduan profesi kepariwisataan

Pemerintah keluarkan panduan profesi kepariwisataan

Peluncuran dilakukan di Bandung

Jakarta – Kementerian Pariwisata bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) merilis panduan yang mencakup 483 skema okupasi nasional di 34 sektor pariwisata. Acara peluncuran berlangsung dalam kegiatan “Aksi Nyata Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi” di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/4). Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan bahwa panduan ini akan diakses melalui situs web resmi kementerian.

“Dokumen ini berperan sebagai panduan strategis bagi profesi kepariwisataan Indonesia untuk mengembangkan standar kompetensi yang jelas, terstruktur, dan diakui secara nasional,” ujarnya, seperti yang tercatat dalam siaran pers kementerian yang dikonfirmasi pada Kamis.

Peluncuran skema okupasi nasional disebut sebagai bagian dari upaya mempercepat peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan vokasi. Menurut Widiyanti, peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi faktor penting dalam membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan. Kementerian menyebutkan bahwa hingga Agustus 2025, sektor pariwisata telah menyerap sekitar 25,91 juta tenaga kerja.

Untuk mendukung hal ini, Kementerian Pariwisata menyiapkan SDM unggul melalui enam politeknik yang berada di bawah naungan kementerian. Selain itu, ada berbagai program pelatihan berbasis kompetensi serta sertifikasi, seperti pelatihan bagi pemandu wisata dan peningkatan kapasitas pengelolaan layanan pariwisata.

Program pelatihan dan sertifikasi ini berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Widiyanti menekankan bahwa penerapan standar tersebut akan menghasilkan tenaga profesional yang mampu mendorong pengembangan usaha pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *