Key Issue: Arsenal terancam tanpa Rice hingga Saka kontra Sporting
Arsenal terancam tanpa Rice hingga Saka kontra Sporting
Jakarta – Mikel Arteta, pelatih Arsenal, mengatakan bahwa timnya mungkin kehilangan dukungan dari lima pemain intinya, yaitu Declan Rice, Jurrien Timber, Martin Odegaard, Riccardo Calafiori, dan Bukayo Saka, dalam pertandingan leg kedua babak perempat final Liga Champions melawan Sporting CP di Stadion Emirates, Kamis (16/4) pukul 02.00 WIB. Kelima pemain tersebut tidak hadir dalam sesi latihan terbuka sebelum laga melawan tim asal Portugal, dengan Arteta menyatakan harapan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kondisi mereka pada hari ini.
Kondisi Rice dan Saka
Arteta menegaskan bahwa kondisi Rice, yang tampil penuh dalam pertandingan terakhir The Gunners melawan AFC Bournemouth, masih menjadi sorotan. Meski berharap penyerang tersebut bisa pulih, pelatih Spanyol itu mengungkapkan bahwa Rice belum bisa berlatih karena kelelahan. “Kami harus menunggu dan melihat bagaimana kondisinya besok, tapi jelas dia tidak tersedia untuk latihan,” ujarnya, seperti yang dilaporkan laman resmi Arsenal, Rabu.
“Dia sudah bermain banyak pertandingan dan itu bagian dari masalahnya. Tapi dia akan mencoba melakukan segala yang dia bisa untuk bersama kami besok, itu pasti,” tambah Arteta.
Saka juga belum bisa tampil lagi sejak jeda internasional bulan Maret, sementara Timber sempat ditarik keluar dalam kemenangan 2-0 atas Everton akhir pekan lalu. Arteta menjelaskan bahwa cedera yang dialami Saka berada di area Achilles, dan ini sudah terjadi cukup lama. “Itu sesuatu yang sudah dia rasakan cukup lama,” katanya.
Target Arsenal di Liga Champions
Di laga nanti, Arsenal bertujuan untuk mencapai semifinal secara beruntun untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Mereka tiba di pertandingan ini dengan keunggulan 1-0 dari leg pertama. “Kita sedang berusaha melakukan sesuatu dalam kompetisi ini yang belum pernah dilakukan dalam sejarah klub selama 140 tahun,” kata Arteta.
“Ini adalah kali kedua dalam sejarah kita, kita berada di perempat final Liga Champions selama tiga tahun berturut-turut, jadi kita sangat menghargai posisi kita saat ini,” lanjutnya. “Kita memiliki kesempatan besok untuk melaju ke semifinal. Kita bersaing untuk memenangkan Liga Primer dan kita berada dalam posisi yang sangat kuat setelah 22 tahun tanpa melakukannya. Jadi kita tahu kesulitannya, tetapi keindahannya adalah bahwa itu sulit, bahwa itu menantang, dan itulah mengapa kita sangat bersemangat untuk melakukannya,” tutup dia.