Di Tengah Perang – Begini Kondisi Para Miliuner Israel

Di Tengah Perang, Kondisi Miliuner Israel Masih Membaik

Setelah gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon, situasi Timur Tengah tampak lebih stabil. Kesepakatan ini mulai berlaku Rabu malam waktu setempat. Perdamaian di Lebanon menjadi syarat bagi Iran dalam usaha mencapai kesepakatan dengan AS. Sejak serangan Israel ke Iran pada 28 Februari lalu yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei, Lebanon telah menjadi front perang antara Israel dan Hizbullah, kelompok pro-Iran.

Menurut laporan Aljazeera, Israel menjadi negara dengan jumlah pemboman terbanyak ke negara lain pada 2025. Negara Zionis itu tercatat telah menargetkan enam negara, yaitu Palestina, Iran, Lebanon, Qatar, Suriah, dan Yaman. Meski terus berada dalam situasi perang, Israel memiliki sejumlah miliarder yang justru mengalami pertumbuhan kekayaan.

Daftar 10 Miliuner Israel Berdasarkan Forbes

Forbes mencatat lebih dari 40 miliuner Israel dengan kekayaan mencapai puluhan miliar dolar. Sejumlah dari mereka memiliki sumber daya ekonomi yang berkaitan dengan pasar Indonesia. Berikut profil sepuluh orang terkaya di Israel:

Idan Ofer, yang duduk sebagai orang terkaya pertama di Israel pada 17 April 2026, memiliki harta US$ 35,5 miliar atau setara Rp 610,17 triliun (kurs Rp17.190). Dibandingkan tahun sebelumnya, kekayaannya meningkat lebih dari 50% dan membuatnya masuk dalam daftar 10 miliarder terkaya global.

Idan mengelola lebih dari 210 kapal, termasuk bulk, kontainer, dan tanker minyak mentah, di bawah bendera Eastern Pacific Shipping. Ia juga menjadi pemilik 51% saham Israel Corp, serta memiliki kepemilikan 32% di Atletico de Madrid dan 85% di FC Famalicao, klub Portugal.

Eyal Ofer, saudara Idan, menempati peringkat kedua dengan kekayaan US$34,5 miliar atau Rp592,99 triliun. Usia 75 tahun, Eyal mengelola bisnis di bidang properti, teknologi, energi, dan keuangan, dengan aset dari perusahaan Ofer Global di Monaco.

Pria ini turut mewarisi sebagian saham dari ayahnya, Sammy Ofer, seorang raja pelayaran. Portofolio propertinya mencakup lebih dari 120 bangunan di berbagai negara, termasuk 15 Central Park West dan 50 United Nations Plaza di Manhattan. Eyal juga memiliki saham di Mizrahi Tefahot Bank serta investasi teknologi melalui O.G. Venture Partners.

Igor Bukhman, bersama saudara kandung Dmitri, mengelola Playrix, pengembang game online yang sukses di pasar global. Produk populer mereka seperti Homescapes, Fishdom, dan Township telah menghasilkan pendapatan tahunan lebih dari US$2,5 miliar.

Keduanya memindahkan bisnis dari Rusia ke Israel pada 2022, membawa 1.500 karyawan. Bukhman tercatat sebagai orang terkaya ketiga dengan harta US$13,6 miliar atau Rp233,76 triliun.

Dmitri Bukhman, adik Igor, memiliki kekayaan yang sama dengan saudaranya, yakni US$13,6 miliar atau Rp233,76 triliun. Keduanya membangun kekayaan melalui Playrix, yang mengeksploitasi minat pasar internasional untuk game digital.

Michael Federmann dan keluarga menjadi pemilik Federmann Enterprises, perusahaan holding yang mengelola bisnis di berbagai sektor, termasuk pertahanan dan perhotelan. Kekayaan bersih mereka mencapai US$11,3 miliar, menempatkan mereka di posisi ke-287 daftar orang terkaya dunia.

Sektor pertahanan menjadi sumber utama kekayaan keluarga Federmann, yang memiliki 27% saham di Elbit Systems, perusahaan teknologi keamanan Israel. Pendapatan perusahaan mencapai US$5,5 miliar pada 2022.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *