Key Strategy: Merdeka Gold Ngebor ‘Ladang’ Emas Baru di Tambang Pani, Ini Hasilnya
Merdeka Gold Ngebor ‘Ladang’ Emas Baru di Tambang Pani, Ini Hasilnya
Konfirmasi Mineralisasi Emas di Prospek Kolokoa
Jakarta, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melaporkan temuan awal yang menggembirakan dari prospek Kolokoa, yang berada dekat wilayah tambang emas Pani di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Hasil ini menguatkan keberadaan sistem mineralisasi emas yang berpotensi besar, serta membuka peluang untuk meningkatkan volume sumber daya dan memperpanjang masa produksi proyek.
“Prospek Kolokoa menjadi penemuan penting di sekitar area tambang yang bisa mendukung pertumbuhan sumber daya dan produksi jangka panjang,” kata Boyke Poerbaya Abidin, Direktur Utama PT Merdeka Gold Resources Tbk, dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4/2026).
Strategi Eksplorasi yang Disiplin
Perseroan berkomitmen untuk melanjutkan program eksplorasi yang terarah, guna memperkuat keyakinan terhadap potensi tambang. Dengan menggali lebih dalam, mereka berharap dapat mengungkap sistem mineralisasi yang lebih luas, yang mungkin berkontribusi signifikan pada pengembangan ke depan.
Kolokoa: Sumber Daya Pendukung yang Strategis
Prospek Kolokoa berada dalam wilayah mineral yang sama dengan Tambang Emas Pani. Lokasinya yang hanya sekitar 500 meter dari deposit utama membuatnya menjadi alternatif potensial untuk sumber daya tambahan, yang bisa memanfaatkan infrastruktur yang sudah tersedia. Kedekatan ini juga memudahkan pengangkutan bahan mentah ke pusat pemrosesan serta pengendalian kualitas bijih.
Hasil Pengujian Metalurgi Menjanjikan
Dalam rangka menguji kemampuan pemrosesan, perseroan melakukan uji metalurgi awal menggunakan metode bottle-roll. Hasil menunjukkan efisiensi tinggi, yaitu antara 87-94% untuk bijih oksida dan 81-92% untuk bijih transisi. Angka ini mendukung konsistensi operasi Tambang Emas Pani saat ini.
Progres Eksplorasi dan Target Masa Depan
Saat ini, PT Merdeka Gold telah menyelesaikan 30 lubang bor sebagai bagian dari total 82 lubang yang direncanakan untuk 2026. Dari pengujian tersebut, Kolokoa memiliki target eksplorasi sebanyak 20 hingga 40 juta ton dengan kadar emas 0,3 hingga 0,5 g/t. Dengan luas konsesi 14.670 hektare, Kolokoa termasuk salah satu prospek utama yang diberi prioritas tinggi.
Proyeksi Produksi Tambang Emas Pani
Tambang Emas Pani memulai operasional pada Februari 2026 dan menargetkan produksi emas antara 100.000 hingga 115.000 ons per tahun. Proyeksi ini akan terus ditingkatkan setelah fasilitas heap leach dan Carbon-in-Leach rampung, yang diharapkan mampu mendorong produksi hingga lebih dari 500.000 ons per tahun.