Special Plan: Ketua MPR buka Kontes Sapi APPSI di Wonosobo
Ketua MPR Buka Kontes Sapi APPSI di Wonosobo
Di Jakarta, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani secara resmi meresmikan Piala Ketua MPR Kontes Sapi APPSI yang diadakan di Wonosobo, Jawa Tengah, pada hari Sabtu. Dalam pidatonya, ia menyoroti peran penting kesejahteraan peternak sapi dalam mengukur pertumbuhan ekonomi nasional serta ketahanan pangan Indonesia.
Kontes sapi yang diadakan menjelang Idul Adha dinilai sebagai kesempatan emas bagi peternak,” kata Muzani, seperti dilaporkan dalam keterangan resmi yang diterima di ibukota.
Kontes ini tidak hanya sebagai ajang lomba, tetapi juga menjadi platform edukasi bagi para peternak untuk berbagi strategi penggemukan, meningkatkan berat badan harian, serta mengatasi penyakit seperti PMK, LSD, dan gondok. Muzani menekankan bahwa acara tersebut bertujuan membangkitkan semangat dan inisiatif para peternak dalam meningkatkan produksi.
Dalam konteks ekonomi, Muzani menyatakan bahwa jika pendapatan peternak stabil dan meningkat, maka keberhasilan perekonomian nasional akan tercapai, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan daya beli masyarakat.
Muzani menegaskan bahwa program MBG telah memberikan dampak signifikan pada sektor pertanian, terutama bagi para petani sayur, karena permintaan pasar meningkat signifikan sebelum masa panen.
Wonosobo, menurut Muzani, memiliki potensi besar sebagai pusat penggemukan sapi, khususnya sapi perah. Dengan produksi susu nasional yang saat ini hanya mencapai 23-25% kebutuhan total, ada peluang pasar 75% yang bisa diisi oleh produk lokal. Ia berharap daerah ini mampu menjadi sentra pangan nasional, terutama untuk susu segar, berkat iklim sejuk yang dimiliki.
Dukungan pemerintah terhadap sektor peternakan menjadi terlihat jelas melalui kehadiran utusan Kementerian Pertanian (Kementan). Sebagai bentuk penghargaan, Kementan memberikan lima ekor sapi dengan berat di atas satu ton sebagai hadiah kepada para peternak. Di samping itu, panitia juga menyediakan hadiah umrah bagi lima peserta yang beruntung.
“MBG adalah berkah bagi petani sayur, telur, dan daging. Kita ingin seluruh rakyat Indonesia sehat dan terpenuhi syarat gizinya,” ucap dia menambahkan.
Muzani juga menyoroti kebijakan pemerintah yang pro rakyat, seperti penurunan Ongkos Naik Haji (ONH) selama dua tahun berturut-turut serta diskon pupuk hingga 20% di tengah situasi global yang tidak menentu. Meskipun tantangan global terus menghimpit, pemerintah tetap berkomitmen menjaga ketersediaan pupuk yang terjangkau bagi petani.
“Mari kita jaga persatuan dan kerukunan agar pembangunan dapat terus berjalan,” ujar Muzani menegaskan.