Latest Program: CATL Perkenalkan Enam Inovasi Utama, Dorong Mobilitas Energi Baru dengan Sistem Multi-Kimia

CATL Perkenalkan Enam Inovasi Utama, Dorong Mobilitas Energi Baru dengan Sistem Multi-Kimia

Beijing, (ANTARA/PRNewswire) – Pada acara “Super Technology Day” di Beijing, CATL mengungkapkan enam inovasi teknologi baru yang bertujuan meningkatkan kemampuan mobil listrik. Inovasi tersebut mencakup Baterai Shenxing Superfast Charging generasi ketiga, Baterai Qilin generasi ketiga, Baterai Qilin Condensed, Baterai Freevoy Super Hybrid generasi kedua, Baterai Naxtra Sodium-ion, serta solusi terpadu berupa supercharging dan penukaran baterai. Melalui teknologi-teknologi ini, perusahaan mengupayakan penyesuaian terhadap berbagai kebutuhan penggunaan mobil listrik.

Baterai Shenxing Superfast Charging Generasi Ketiga: Pengisian Cepat Tanpa Mengurangi Kinerja

Menurut penelitian elektrokimia, kenaikan suhu menjadi faktor utama dalam meningkatkan kecepatan pengisian daya tanpa mengorbankan usia baterai. Baterai Shenxing Superfast Charging generasi ketiga mengatasi tantangan ini dengan mengoptimalkan tiga elemen penting: pengurangan panas selama operasi, pengelolaan termal yang lebih efektif, serta penguatan kontrol sistem. Hasilnya, setelah 1.000 siklus pengisian, kapasitas baterai tetap di atas 90%. Dalam hal kecepatan, baterai ini mencapai laju pengisian setara 10C dengan puncak hingga 15C, menjadikannya performa terbaik di industri. Dari 10% ke 35% hanya butuh 1 menit, 10% ke 80% dalam 3 menit 44 detik, dan 10% ke 98% dalam 6 menit 27 detik. Bahkan pada suhu −30°C, proses pengisian dari 20% ke 98% bisa selesai dalam 9 menit.

Baterai Qilin Generasi Ketiga: Lebih Efisien, Lebih Ringan

Sebelumnya, peningkatan jarak tempuh EV berbasis baterai LFP sering kali diwujudkan melalui peningkatan kapasitas, yang berdampak pada berat tambahan. Baterai Qilin generasi ketiga mengubah pendekatan ini dengan mencapai densitas energi 280 Wh/kg dan jarak tempuh hingga 1.000 km, sambil mendukung pengisian superfast charging 10C. Daya puncaknya mencapai 3 MW, meningkat dua kali lipat dibandingkan versi sebelumnya yang digunakan dalam kompetisi balap di Sirkuit Nürburgring (1.330 kW). Bobot total paket baterai ini hanya 625 kg, lebih ringan 255 kg dibanding sistem LFP serupa, serta menghemat ruang sebanyak 112 liter.

Baterai Qilin Condensed: Teknologi Penerbangan Diterapkan pada Mobil Penumpang

Baterai Qilin Condensed membawa standar teknologi dari industri penerbangan ke sektor mobil penumpang. Dengan densitas energi sel 350 Wh/kg dan densitas volumetrik 760 Wh/L, ini menciptakan rekor baru untuk baterai produksi massal. Teknologi ini memungkinkan jarak tempuh mencapai 1.500 km untuk sedan, menggabungkan efisiensi tinggi dan keandalan yang lebih baik.

Baterai Naxtra Sodium-ion: Potensi untuk Suhu Ekstrem dan Sistem Penyimpanan

Baterai natrium-ion, terutama Naxtra, dianggap sangat potensial untuk penggunaan di lingkungan suhu ekstrem serta sistem penyimpanan energi. Wu Kai, Chief Scientist CATL, menyatakan bahwa baterai LFP sudah mendekati batas densitas energi secara teori. Untuk meningkatkan kinerjanya, fokus harus pada kemampuan pengisian cepat ekstrem agar mencapai keseimbangan optimal. Di sisi lain, baterai NCM tetap dominan dalam hal kapasitas energi, menjadi ukuran utama persaingan global.

“Daya saing teknologi Tiongkok tidak hanya ditentukan oleh kecepatan dan skala, tetapi juga kualitas inovasi, validasi teknologi, serta kredibilitas merek,” kata Robin Zeng, Chairman & CEO CATL.

Dengan menghadirkan sejumlah inovasi penting, CATL berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan konsumen, ketahanan energi, serta pembangunan berkelanjutan. Perusahaan menekankan perlunya pengembangan berbagai sistem kimia baterai secara bersamaan, agar mampu menyesuaikan kondisi penggunaan yang beragam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *