Key Issue: PPG : Aktivitas tektonik Gunung Lewotolok meningkat

PPG : Aktivitas Tektonik Gunung Lewotolok Meningkat

Kupang – Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, mencatat adanya peningkatan aktivitas tektonik di area gunung tersebut dalam dua pekan terakhir, sejak 1 hingga 15 Februari 2026. Menurut Pengamat Gunung Ile Lewotolok Stanilaus Ara Kian, hasil evaluasi hingga 15 April 2026 menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik masih tinggi dan menunjukkan kecenderungan fluktuasi.

“Aktivitas Gunung Lewotolok terus mengalami kenaikan yang signifikan, menunjukkan kecenderungan fluktuasi,” kata Stanis saat dihubungi dari Kupang, Rabu.

Menurutnya, peningkatan ini terkait dengan status Gunung Lewotolok yang masih berada di Level II, kategori Waspada. Data gempa mencatat adanya 515 kali erupsi, 10 gempa guguran, 1677 gempa hembusan, serta 10 kali gempa tektonik lokal. Selain itu, tercatat 8 gempa vulkanik dangkal, 18 gempa vulkanik dalam, 41 gempa tektonik jauh, dan 1 gempa terasa dengan skala III MMI.

Peningkatan energi juga teramati melalui metode RSAM (Real-time Seismic Amplitude Measurements), meski pada periode 6–10 April 2026, data tidak dapat diestimasi karena perangkat digitizer di Pos PGA mengalami gangguan akibat petir. Saat ini, pengukuran dilakukan menggunakan Stasiun BTP.

Dalam pengamatan visual selama 1–15 April 2026, tinggi kolom erupsi tercatat mencapai 500 meter dari puncak. Erupsi sering disertai suara gemuruh dengan intensitas lemah hingga sedang. “Suara dentuman yang keras dapat menimbulkan getaran kuat pada bangunan, terutama pada jendela dan pintu,” tambah Stanis.

Rekomendasi untuk Masyarakat

PPG mengimbau warga sekitar Gunung Lewotolok, pengunjung, dan pendaki untuk tidak masuk ke area dalam radius dua kilometer dari pusat aktivitas. “Keadaan ini memerlukan perhatian khusus, terutama saat terdengar suara gemuruh dari kawah,” jelas Stanis.

Untuk mencegah dampak abu vulkanik, seperti ISPA dan gangguan kesehatan lain, masyarakat disarankan menggunakan masker pelindung dan perlengkapan tambahan untuk melindungi mata serta kulit. Langkah ini penting untuk meminimalkan risiko tertular partikel berbahaya yang dilepaskan selama erupsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *