Special Plan: Temukan peluang kembangkan usaha, Mardiana pilih tumbuh bersama PNM Mekaar
Temukan Peluang Kembangkan Usaha, Mardiana Pilih Tumbuh Bersama PNM Mekaar
Motivasi Perempuan yang Mengubah Jalannya dari Dapur Rumah
Di Cimanggis, Depok, kisah Mardiana mengisahkan perjalanan seorang perempuan yang mengubah arah hidup melalui pengetahuan. Ia tidak hanya bekerja keras, tetapi terus belajar hingga menemukan cara baru untuk berkembang. Awalnya, usaha beras merah berawal dari dapur rumah, seperti halnya kebanyakan pengusaha ultra mikro lainnya.
Persimpangan penting datang bukan hanya dari tambahan modal, melainkan melalui ruang-ruang belajar yang ia temui melalui PNM Mekaar. Bagi Mardiana, setiap pelatihan bukan sekadar formalitas. Dari pembelajaran digital marketing, strategi pemasaran, hingga pengelolaan media sosial, ia menemukan cahaya baru yang membuka peluang yang sebelumnya tak terbayangkan.
“Dari pelatihan, saya jadi tahu bahwa jualan bukan cuma soal barang, tetapi cara kita menawarkan dan mengemasnya,” kata Mardiana.
Dari sana, berbagai ide mulai bermunculan. Cara memasarkan produk, memperluas jaringan, hingga mengolah beras merah menjadi makanan siap saji lebih bernilai. Usaha ini kini menjadi favorit para pekerja di lingkungan kecamatan dan rutin hadir dalam berbagai acara bulanan.
PNM Mekaar memberikan dukungan yang tak hanya memperkuat bisnis Mardiana, tetapi juga menginspirasi komunitas sekitar. Dengan pinjaman awal Rp2 juta, usaha yang diawali dari dapur sederhana kini berkembang menjadi sistem antar jasa dengan nilai hingga Rp7 juta. Namun bagi Mardiana, keberhasilan terbesar terletak pada kepercayaan dan wawasan yang ia peroleh.
Dari Belajar ke Peran Pemimpin di Lingkungan Kerja
Kini, Mardiana dipercaya sebagai penanggung jawab kantin di Kantor Kecamatan Cimanggis. Peran ini tidak hanya tentang dirinya, tetapi juga tentang bagaimana ia membantu mempromosikan produk usaha lainnya. Dari pelatihan kecil hingga bisnis yang berkembang, ia membuktikan bahwa kemandirian bisa dimulai dari keberanian belajar.
Sekretaris Perusahaan PNM L. Dodot Patria Ary menegaskan bahwa pelatihan menjadi bagian krusial dalam memacu kemandirian nasabah. “Nasabah PNM Mekaar punya potensi luar biasa. Kapasitas usaha mereka perlu ditingkatkan melalui pelatihan dan pendampingan,” jelasnya. Ia menambahkan, akses pengetahuan pada perempuan tidak hanya memengaruhi individu, tetapi juga berdampak luas ke keluarga hingga lingkungan sekitar.
Dari satu dapur sederhana, lahir inovasi yang sederhana namun berdampak besar. Beras Merah Sosoh “Cak Har” diolah menjadi nasi liwet dengan lauk pelengkap, menciptakan pengalaman baru bagi konsumen. Selain itu, keberanian Mardiana mengingatkan tentang semangat Kartini masa kini, yang menemukan jalan melalui usaha dan adaptasi.
Perjalanan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan usaha tidak selalu membutuhkan dana besar. Kunci utamanya adalah keinginan untuk terus belajar dan beradaptasi. Mardiana menjadi contoh nyata bagaimana pengetahuan dan permodalan bisa berpadu menciptakan perubahan signifikan dalam komunitas lokal.
#PNMuntukUMKM #PNMPemberdayaanUMKM