New Policy: Kemkomdigi investigasi dugaan kebocoran data gim pada sistem IGRS
Kemkomdigi investigasi dugaan kebocoran data gim pada sistem IGRS
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) tengah menggelar penyelidikan terkait adanya kebocoran data sejumlah gim yang masih dalam tahap pengembangan. Dugaan ini muncul setelah cuplikan permainan dari beberapa judul gim belum diluncurkan beredar di internet. Peristiwa tersebut mencuri perhatian publik karena dianggap merusak reputasi sistem Indonesia Game Rating System (IGRS).
Penyelidikan menyeluruh untuk menghindari asumsi publik
“Kemkominfo sedang menyelidiki secara menyeluruh untuk mencegah asumsi publik yang beredar di media sosial,” ujar Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemkominfo Sonny Hendra Sudaryana dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.
Sonny menjelaskan bahwa penyelidikan ini mencakup evaluasi menyeluruh dari berbagai aspek, termasuk kebijakan, proses, teknologi, organisasi, dan sumber daya manusia. Tujuannya adalah memastikan hasilnya menyeluruh, sehingga masyarakat tidak perlu membuat asumsi sendiri.
Pihak terkait dijaring dalam investigasi
Dalam upaya menemukan akar masalah, Kemkominfo melibatkan berbagai pihak, seperti penerbit gim dan pelaku industri. Direktur Sonny menyatakan bahwa setelah menemukan temuan terkait implementasi IGRS, hasil penyelidikan akan segera disampaikan ke publik.
Contoh kebocoran data yang memicu sorotan
Dugaan kebocoran bermula setelah cuplikan dari gim “007: First Light” terlihat di internet. Celah keamanan dalam sistem IGRS dituduh menyebar data pribadi yang seharusnya hanya digunakan dalam proses klasifikasi. Kasus serupa juga terjadi pada gim “Echoes of Aincrad” yang dikembangkan Bandai Namco, di mana momen kunci dalam permainan terungkap ke publik.
Kebocoran data menyebabkan ekspos ribuan surel pengembang
Insiden ini tidak hanya menyebar cuplikan permainan, tetapi juga mengungkap ribuan alamat surel milik pengembang gim. Kejadian tersebut memicu kekhawatiran terhadap kemanan informasi dan transparansi sistem IGRS.
Penundaan rating untuk memperkuat kredibilitas IGRS
Sambil proses evaluasi dan penyelidikan berlangsung, Kemkominfo menunda penerapan rating IGRS. Tindakan ini diambil agar implementasi sistem ke depannya lebih kredibel dan dapat dipercaya oleh masyarakat serta pelaku industri.