Facing Challenges: Kalahkan Arsenal, Guardiola sebut Man City belum tentu juara liga
Kalahkan Arsenal, Guardiola Sebut Man City Belum Tentu Juara Liga
Jakarta – Pep Guardiola, pelatih Manchester City, memperingatkan para pemainnya agar tidak merasa telah memastikan gelar Liga Inggris meskipun berhasil mengalahkan Arsenal dengan skor 2-1 di Stadion Etihad. Ia menekankan bahwa posisi puncak sementara belum pasti milik timnya, mengingat perbedaan selisih gol yang masih menguntungkan tim tamu.
“Siapa yang berada di puncak liga? Bukan kami. Dalam selisih gol, mereka lebih baik,” ujar Guardiola dalam konferensi pers pasca laga, yang dikutip dari laman resmi klub di Jakarta, Senin.
Kemenangan tipis di kandang sendiri hanya mengurangi jarak poin menjadi tiga angka, tetapi Guardiola tidak ingin timnya kehilangan fokus. Ia menegaskan bahwa pertandingan masih panjang dan konsistensi diperlukan hingga pertandingan terakhir musim ini.
Manchester City kini memiliki peluang besar untuk mengambil alih posisi puncak yang dipegang Arsenal, asalkan mampu memenangkan laga simpanan melawan Burnley pada Rabu mendatang. Hal ini disebabkan karena City baru menyelesaikan 32 pertandingan, sedangkan Arsenal sudah menyelesaikan 33 laga.
“Selangkah demi selangkah. Namun tentu saja, kami punya harapan dan tetap memperpanjang peluang untuk berjuang hingga akhir,” kata Guardiola.
Laga antara City dan Arsenal berlangsung sengit, terutama setelah Erling Haaland mencetak gol penentu kemenangan di babak kedua. Arsenal hampir saja meraih hasil imbang jika sundulan bebas Kai Havertz pada menit ke-95 tidak meleset dari gawang City.
Cedera menjadi sorotan saat gelandang andalan City, Rodri, ditarik keluar di menit akhir pertandingan. Pemain asal Spanyol itu tampak tidak nyaman, dan Guardiola mengatakan kondisi cedera pangkal paha akan dievaluasi oleh tim medis untuk menentukan kemampuannya bermain dalam laga berikutnya.
“Masalah pangkal paha. Dokter akan melakukan tes nanti atau besok,” tutur Guardiola, mantan pelatih Barcelona.
Guardiola juga memuji kualitas kedua tim, menyatakan bahwa mereka telah menunjukkan standar permainan terbaik di Inggris kepada dunia. Meski tekanan besar menghadang, ia puas dengan performa timnya di laga tersebut.