Komite Wasit tekankan pentingnya penambahan kamera untuk VAR

Komite Wasit Tekankan Perluasan Penggunaan Kamera untuk VAR

Jakarta – Yoshimi Ogawa, kepala Komite Wasit PSSI, mengungkapkan bahwa penggunaan kamera tambahan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas keputusan Video Assistant Referee (VAR) di kompetisi BRI Super League 2025/2026. Menurutnya, penambahan kamera akan memperkaya perspektif yang diperoleh sistem VAR, terutama dalam mengidentifikasi apakah bola sudah melewati garis lapangan atau belum.

“Sebenarnya kamera garis gawang tidak diwajibkan dalam penggunaan VAR. Namun, jika ada, hasilnya akan jauh lebih memuaskan,” ujar Ogawa saat diwawancara media di GBK Arena, Jakarta, Kamis.

Dalam laga Dewa United Banten FC kontra Persib Bandung, beberapa insiden memicu pertanyaan karena adanya ketidakpastian tentang posisi bola. Contohnya, gol pertama Dewa United yang dicetak Alex Martins terlihat memicu perdebatan karena sebelum bola mengenai kaki Martins, terdapat indikasi bola telah keluar lapangan. Meski demikian, para pemain Persib memilih diam sementara Messidoro tetap melanjutkan permainan.

Ogawa menambahkan bahwa jumlah kamera VAR di Super League saat ini terbatas, hanya 13 titik, dibandingkan dengan 50 kamera yang digunakan di Piala Dunia 2022. “Kamera yang lebih banyak memberi keuntungan bagi tim VAR untuk memeriksa insiden dari berbagai sudut pandang,” tuturnya.

Catatan Penting dalam Penerapan VAR

Dalam kasus tertentu, VAR tidak mampu memperbaiki keputusan wasit karena keterbatasan jumlah kamera. Ogawa menjelaskan bahwa keputusan yang diambil wasit di lapangan dianggap sudah tepat jika berdasarkan informasi dari asisten wasit. “Wasit harus yakin sepenuhnya jika bola sudah keluar lapangan sebelum memberi sinyal,” katanya.

“VAR hanya akan mengintervensi jika ada bukti yang jelas menunjukkan kesalahan keputusan. Jika tidak, wasit harus tetap mempertahankan keputusan awal,” tambah Ogawa.

Ogawa mengibaratkan situasi ini dengan insiden di Piala Dunia 2022, ketika kamera membantu memverifikasi gol kedua Jepang yang berpotensi dilewatkan. Dalam situasi tersebut, meski bola terlihat keluar, sudut pandang kamera lain menunjukkan bahwa sebagian bola masih berada di lapangan, sehingga VAR memutuskan untuk memperkuat keputusan wasit. Hasilnya, Jepang berhak memperoleh kemenangan dan melangkah ke babak berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *