JPE buka kans juara usai tekuk Phonska pada leg pertama final Proliga
JPE Buka Peluang Juara Usai Tekuk Phonska dalam Leg Pertama Final Proliga
Jakarta – Tim Jakarta Pertamina Enduro (JPE), yang berhasil mempertahankan gelar juara di Proliga 2026, berhasil menang 3-1 (19-25, 25-19, 25-19, 25-21) dalam babak pertama final melawan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Kemenangan ini memberi JPE keunggulan agregat 1-0, sekaligus menjadi fondasi penting untuk pertandingan penentuan berikutnya.
Kapten JPE Beri Penjelasan Usai Set Pertama
Satu set pertama berjalan cukup menegangkan. JPE, yang diperkuat Megawati Hangestri, Irina Voronkova, dan Wilma Salas, sempat kurang stabil. Kesempatan ini dimanfaatkan Phonska Plus, yang agresif melalui serangan Medi Yoku dan distribusi bola Arnetta Putri. Kedua pemain menjadi tulang punggung tim Gresik dalam set pembuka, membawa mereka menang 25-19.
“Kami sempat deg-degan setelah kalah di set pertama. Tapi kami mencoba bermain lebih sabar,” ujar kapten JPE, Tisya Amallya.
JPE Bangkit dan Torehkan Kemenangan di Set Kedua
Dalam set kedua, JPE mulai menemukan ritme permainan. Tisya Amallya mengatur variasi serangan yang memungkinkan Voronkova dan Salas berkontribusi lebih optimal. Tekanan servis juga mengganggu pertahanan Phonska, meski Yulis Indah masih berusaha memperbaikinya. Tim JPE menyamakan kedudukan setelah menang 25-19.
Konsistensi JPE Bawa Keunggulan 2-1
Babak ketiga menjadi titik balik. Phonska mengalami penurunan konsistensi akibat beberapa kesalahan sendiri, sementara JPE tampil lebih terorganisasi. Megawati Hangestri menjadi pilar serangan, membawa timnya unggul 25-19 dan memimpin agregat 2-1.
Pertandingan Leg Pertama Berlangsung Ketat
Leg pertama di set keempat berjalan sengit. Phonska berusaha memaksakan pertandingan hingga lima set, namun JPE tetap menguasai poin penting. Voronkova tampil dominan dengan dukungan pertahanan Shindy Saskia, memastikan kemenangan 25-21 dan keunggulan agregat 3-1.
“Kami akan mencoba melakukan penyesuaian dan membuat kejutan pada pertandingan berikutnya,” kata pelatih JPE, Bullent Karsioglu.
Phonska Plus Akui Tampil Tidak Optimal
Pelatih Phonska Plus, Alessandro Lodi, mengakui timnya belum mencapai performa terbaik. “Hari ini kami tidak cukup baik, dan saya akui Pertamina bermain lebih baik. Kami harus memperbaiki permainan untuk leg kedua,” ujarnya.