Latest Update: Harga solar dan bensin RON 98 melonjak pada pertengahan April
Harga Solar dan Bensin RON 98 Melonjak pada Pertengahan April
Jakarta – Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, termasuk solar dan bensin RON 98, terjadi di SPBU Pertamina dan BP sejak awal April 2026. Kenaikan ini dipicu oleh eskalasi perang antara Amerika Serikat dan Iran yang memengaruhi pasokan global. Berdasarkan data terbaru, harga beberapa produk BBM naik di beberapa titik pengisian. Berikut rinciannya:
Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina
Dalam catatan harga terbaru, beberapa jenis BBM nonsubsidi mengalami kenaikan signifikan. Pertalite tetap dijual dengan harga Rp10.000 per liter. Solar subsidi dijual Rp6.800 per liter. Sementara itu, Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp12.900 per liter. Pertamax Turbo mengalami kenaikan besar, dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter. Dexlite juga naik dari Rp14.200 ke Rp23.600 per liter, sedangkan Pertamina Dex melonjak dari Rp14.500 ke Rp23.900 per liter.
Harga BBM di SPBU BP
Kenaikan harga serupa terjadi di SPBU BP. BP Ultimate dijual dengan harga Rp12.930 per liter, BP 92 seharga Rp12.390 per liter. Untuk jenis solar, BP Ultimate Diesel meningkat dari Rp14.620 ke Rp25.560 per liter.
Di sisi lain, SPBU Shell dan Vivo belum mengubah harga BBM sejak awal Maret 2026. SPBU Shell mengalami kelangkaan stok, sementara Vivo mulai merasakan kesulitan pasokan solar. Berikut harga BBM yang berlaku di SPBU Shell sejak 1 Maret 2026: Shell Super Rp12.390 per liter dan V-Power Diesel Rp14.620 per liter.
SPBU Vivo masih menjual Revvo 92 dengan harga Rp12.390 per liter, Revvo 95 Rp12.930 per liter, serta Diesel Primus Rp14.610 per liter. Ketersediaan stok di dua SPBU ini terus dipantau, terutama untuk jenis solar yang menjadi fokus perubahan harga.