Important News: Trump ancam Italia di tengah perselisihan soal perang Iran, Paus Leo
Trump ancam Italia di tengah perselisihan soal perang Iran, Paus Leo
Washington — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan ancaman terhadap Italia, mengingat hubungan antara kedua negara yang semakin memburuk akibat perbedaan pandangan mengenai konflik dengan Iran dan sikap Trump terhadap Paus Leo. Pernyataan tersebut diunggah oleh Trump di platform Truth Social pada Kamis (16/4). “Italia tidak lagi menjadi bagian dari kita, dan kita pun tidak akan lagi menjadi bagian dari mereka,” tulis Trump dalam pesan yang memicu reaksi di Italia.
Giorgia Meloni, Perdana Menteri Italia, yang sebelumnya dianggap sebagai sekutu dekat Trump, kini terlibat perselisihan dengan presiden AS tersebut. Ketegangan ini memuncak karena perbedaan pandangan dalam kerangka NATO. Kritik keras Trump terhadap Paus Leo dan keputusan AS-Israel untuk melancarkan serangan terhadap Iran menjadi faktor utama yang memicu ketidaksepahaman. Keputusan itu juga berdampak signifikan pada pasar keuangan global.
“Saya terkejut bahwa Meloni tidak ingin membantu kita dalam perang melawan Iran,” kata Trump kepada surat kabar Corriere della Sera. Pernyataan ini diucapkan setelah Meloni menilai kecaman Trump terhadap Paus Leo “tidak bisa diterima.”
Trump menjelaskan bahwa sikap Paus Leo terhadap Iran memicu ketidakpuasan. “Apakah seseorang bisa memberi tahu Paus Leo bahwa Iran telah membunuh setidaknya 42.000 demonstran tak bersenjata dalam dua bulan terakhir, serta bahwa Iran memiliki bom nuklir yang sama sekali tidak bisa diterima?” tanya Trump, mengkritik Paus Leo yang mendukung rakyat Palestina di Gaza dan menentang serangan AS-Israel terhadap Iran.
Di Italia, Meloni dan tokoh-tokoh oposisi menyambut keras ancaman Trump. Meskipun Paus Leo berasal dari AS, keberadaan Vatikan sebagai negara kecil di Roma serta pengaruh Katolik yang kuat di Italia membuat setiap kritik terhadap paus terasa seperti serangan terhadap negara tersebut. Dominasi agama Katolik di sana menjadikan posisi Paus Leo sebagai simbol kekuatan politik dan spiritual, sehingga perbedaan pendapat antara Trump dan Meloni menjadi isu yang sensitif.