Latest Program: Pelabuhan Sunda Kelapa optimalkan aset “idle” naikkan pendapatan
Pelabuhan Sunda Kelapa optimalkan aset “idle” naikkan pendapatan
Jakarta – Untuk meningkatkan kemampuan kerja operasional dan efisiensi, Pelabuhan Sunda Kelapa sedang berusaha memanfaatkan sumber daya yang tidak terpakai. Langkah ini dilakukan dengan kolaborasi dalam penggunaan lahan-lahan yang sebelumnya kosong. “Optimalisasi aset idle ini merupakan bagian dari strategi Pelabuhan Sunda Kelapa untuk meningkatkan pendapatan serta memperkuat peran dalam perekonomian nasional,” ungkap General Manager Pelabuhan Sunda Kelapa, Ahmad Fahmi, Rabu lalu.
“Ini juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,” tambah Fahmi.
Saat ini, terdapat beberapa lahan yang belum dimanfaatkan, seperti area eks KSOP seluas 4.000 meter persegi, eks perkantoran 1.200 meter persegi, serta dermaga Zona VIII sepanjang 200 meter. Menurut Fahmi, penggunaan aset-aset tersebut akan difokuskan untuk mendukung aktivitas produktif. Misalnya, eks KSOP akan dijadikan tempat penyimpanan barang dan area penumpukan.
“Area eks perkantoran akan dikembangkan menjadi pusat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” jelas Fahmi.
Adapun dermaga Zona VIII akan digunakan untuk melayani kebutuhan penumpang yang beralih dari Ancol. “Sebagai pelabuhan tertua di Indonesia, pihaknya terus berupaya meningkatkan optimalisasi aset-aset idle yang dimiliki,” tutur Fahmi.