Special Plan: Sederet Manfaat Ilmiah Kimchi, Jaga Usus hingga Cegah Obesitas

Sederet Manfaat Ilmiah Kimchi, Jaga Usus hingga Cegah Obesitas

Kimchi, masakan fermentasi khas Korea Selatan, tak hanya diminati karena rasa yang khas, tetapi juga karena manfaat kesehatannya yang terbukti secara ilmiah. Dalam sebuah acara, para peneliti dari World Institute of Kimchi mengungkap bahwa bahan ini memiliki potensi besar dalam mendukung kesehatan pencernaan dan membantu mencegah penumpukan lemak tubuh.

Probiotik Alami dan Kesehatan Usus

Kimchi terbentuk dari proses fermentasi sayuran yang kaya bakteri asam laktat, atau lactic acid bacteria (LAB). Proses ini memperkaya jumlah mikroba baik di dalamnya, yang berperan krusial dalam menjaga keseimbangan mikrobioma usus. Chea Lin Park, salah satu peneliti dari institusi tersebut, menjelaskan bahwa bakteri yang tumbuh selama fermentasi bisa mencapai ratusan juta per gram pada tahap akhir, menjadikannya sebagai makanan probiotik alami.

“Proses fermentasi menghasilkan bakteri baik yang mampu meningkatkan fungsi sistem pencernaan,” kata Chea Lin Park dalam acara Global Kimchi Ambassador Season 2 di Gwangju, Korea Selatan, Rabu (17/4/2026).

Senyawa Aktif dan Efek Antiinflamasi

Terlebih, kimchi mengandung berbagai senyawa aktif seperti serat, vitamin, polifenol, serta bahan bioaktif dari bawang putih, jahe, dan cabai. Kombinasi ini berkontribusi pada efek antioksidan dan pengurangan peradangan dalam tubuh. Dalam riset yang disajikan, kimchi juga ditunjukkan sebagai bahan yang bisa memengaruhi komposisi mikrobioma usus, dengan bakteri seperti Lactobacillus dan Leuconostoc berperan dalam meningkatkan metabolisme dan mengontrol kadar lemak.

Kolesterol, Nafsu Makan, dan Budaya Korea

Kimchi juga dikaitkan dengan efek positif lainnya, seperti penurunan kolesterol dan peningkatan kesehatan usus melalui perbaikan lingkungan mikrobioma. Peneliti menyebutkan bahwa bahan ini mampu menekan bakteri jahat sekaligus meningkatkan imunitas tubuh. Selain itu, kimchi bekerja melalui mekanisme gut-brain axis, yang menghubungkan sistem pencernaan dengan otak, sehingga bisa memengaruhi nafsu makan dan pengaturan energi.

Program Global Kimchi Ambassador

Acara tersebut juga meluncurkan program Duta Kimchi Global, dengan 33 peserta yang dipilih dari Korea Selatan dan negara lain. Dalam kegiatan, 14 dari mereka termasuk satu wakil Indonesia hadir langsung di lokasi. Tujuan utamanya adalah mengenalkan kimchi sebagai bagian dari gaya hidup sehat serta budaya Korea yang semakin dikenal di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *