Topics Covered: KemenPANRB-Rusia jajaki kerja sama transformasi digital pemerintahan
KemenPANRB-Rusia jajaki kerja sama transformasi digital pemerintahan
Jakarta – Dalam pertemuan bilateral, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bersama Federasi Rusia membahas potensi kolaborasi untuk meningkatkan kualitas layanan publik melalui penerapan transformasi digital di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan bisa membantu mengatasi tantangan manajemen pemerintahan yang semakin rumit.
Peran RANEPA dalam penguatan sektor publik
Dalam Courtesy Call yang diadakan di Jakarta, Menteri PANRB Rini Widyantini menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi langkah penting dalam menguatkan sektor publik dan mendorong pengembangan layanan bagi kedua negara. Ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan global, di mana pemerintah harus bertransformasi tidak hanya dalam penyediaan layanan, tetapi juga dalam manajemen institusional.
“Kami fokus pada transformasi digital. Dengan situasi global, pemerintah harus bertransformasi tidak hanya dalam layanan publik tapi juga tata kelola,” ujar Rini.
KemenPANRB mengidentifikasi potensi kolaborasi yang lebih luas dalam bidang teknologi pemerintahan. Salah satu isu utama yang dibahas adalah pertukaran pengalaman dalam pengelolaan platform digital, terutama untuk meningkatkan kompatibilitas antar lembaga di Indonesia. Menurut Rini, ekosistem layanan publik Rusia bisa menjadi referensi dalam memperbaiki sistem administrasi di tanah air.
Dukungan Rusia terhadap pembangunan sumber daya manusia
Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menyatakan bahwa Rusia telah mencapai kemajuan signifikan dalam transformasi digital pemerintahan. Masyarakat Rusia kini mengandalkan platform digital untuk layanan seperti pembayaran tagihan, pengajuan dokumen, janji temu medis, dan pemungutan suara.
“RANEPA dapat membagikan praktik baik terkait transformasi digital pemerintah di Rusia,” tuturnya.
Tolchenov menambahkan dukungan terhadap upaya Indonesia dalam meningkatkan kompetensi aparatur, termasuk peningkatan kemampuan teknis dan kepemimpinan berbasis empati. Ia menegaskan bahwa Rusia siap memberikan pelatihan serta bantuan kapasitas (capacity building) untuk mendukung transformasi ini.