BRIN ungkap tiga spesies baru Homalomena endemik Sumatera

BRIN ungkap tiga spesies baru Homalomena endemik Sumatera

Jakarta – Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama tim Herbarium Bandungense, Institut Teknologi Bandung, menemukan tiga spesies tumbuhan aroid baru dari genus Homalomena yang hanya terdapat di Sumatera. Nama ilmiah ketiga spesies tersebut adalah Homalomena pachyderma A.S.D.Irsyam & M.R.Hariri, Homalomena pulopadangensis A.S.D.Irsyam & M.R.Hariri, dan Homalomena uncinata A.S.D.Irsyam & M.R.Hariri. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal internasional Telopea, Volume 30 tahun 2026, halaman 35–42.

Ketiga spesies ditemukan melalui jaringan perdagangan tanaman hias yang beredar di media sosial, di mana kolektor dan pehobi menunjukkan ciri-ciri morfologi tak dikenal. Rifqi Hariri, Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN, mengatakan bahwa platform digital menjadi jembatan awal untuk mengungkap spesies baru, terutama dari tanaman hias yang diminati publik.

“Platform digital kini menjadi salah satu sumber informasi penting dalam mengenali potensi spesies baru, terutama dari tanaman hias yang beredar di kalangan kolektor,” ujarnya.

Rifqi menjelaskan bahwa karakteristik fisik ketiga spesies membedakan mereka dari Homalomena lain di wilayah Sumatera. Homalomena pachyderma memiliki daun berbentuk tebal dengan papila pada permukaan atas, sementara Homalomena pulopadangensis ditandai oleh daun sempit yang memiliki genicula lebih kuat dan staminodia berbentuk kaviter. Homalomena uncinata, di sisi lain, menunjukkan struktur rambut kait pada daunnya.

Temuan ini menegaskan bahwa tanaman yang dikoleksi di pembibitan serta partisipasi komunitas pehobi memainkan peran signifikan dalam mengidentifikasi keanekaragaman hayati yang belum tercatat. Dua dari tiga spesimen berasal dari wilayah Sumatera Utara dan diduga memiliki area sebaran yang terbatas. Homalomena uncinata, yang telah beredar di Jepang selama sembilan tahun, menjadi contoh unik mengenai bagaimana spesies tak terdokumentasi bisa terkenal secara internasional.

Kehadiran tiga spesies ini memperkuat posisi Sumatera sebagai pusat keanekaragaman genus Homalomena di kawasan Asia Tenggara. Artikel ilmiah yang menjelaskan temuan ini dapat diakses melalui tautan berikut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *