Facing Challenges: Komunitas pemuda Makassar buat aplikasi tingkatkan penjualan UMKM
Komunitas Pemuda Makassar Hadirkan Aplikasi untuk Mendukung UMKM
Dalam upaya meningkatkan efisiensi komunikasi dalam dunia usaha, sekelompok pemuda di Makassar mengembangkan solusi berbasis teknologi. Aplikasi ini dirancang untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam merespons pesan pelanggan secara otomatis, sehingga mempercepat proses transaksi.
Kata Nurhaliza A. Arief, Business Consultant dari Bisachat AI, aplikasi berbasis kecerdasan buatan ini bertujuan mengatasi kendala komunikasi yang semakin kompleks di tengah perkembangan digital. “Penggunaan WhatsApp sebagai sarana utama dalam operasional bisnis telah menciptakan tantangan baru, terutama terkait penumpukan pesan dan respons yang lambat,” jelasnya.
Mengapa Komunikasi Menjadi Masalah Utama
Dikatakannya, tingginya penggunaan WhatsApp sebagai saluran interaksi pelanggan tidak selalu diimbangi oleh kecepatan respons. “Pesan yang tidak terjawab atau direspons secara tepat waktu bisa menjadi kehilangan peluang penjualan, terlebih dalam kondisi persaingan yang semakin sengit,” tegas Nurhaliza.
“Banyak pesan yang tak segera dijawab atau direspons lambat, meski memiliki potensi mengubah menjadi penjualan. Itu yang menjadi isu utamanya,” katanya.
Tim pengembang memulai pengembangan platform ini sejak Juni 2025, dengan fokus pada pengelolaan percakapan pelanggan secara lebih optimal. Aplikasi ini tidak hanya meningkatkan respons, tetapi juga memungkinkan layanan 24 jam, bahkan di luar jam kerja.